Sabtu, 08/12/2018 19:10 WIB
Washington – Mantan pengacara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Michael Cohen mengungkap tawaran rahasia Rusia kepada Trump, setahun sebelum pemilihan presiden 2016 lalu.
Cohen, yang kini bertindak membantu penyelidikan Rusia, menyebut ada seseorang asal Rusia yang mengajukan tawaran kepada Trump pada November 2015, untuk kerja sama politik.
“Cohen berbicara kepada orang yang dipercaya di Federasi Rusia, yang menawarkan kampanye sinergi politik dan sinergi pada tingkat pemerintah,” ujar penasihat khusus penyelidikan Rusia Robert Mueller dilansir dari AFP pada Sabtu (8/12).
Tawaran itu tak hanya datang satu kali. Menurut Mueller, orang tak dikenal tersebut bahkan mengusulkan pertemuan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan alasan pertemuan itu memiliki dampak fenomenal.
Trump Sebut Ancaman Ini Lebih Mengerikan Ketimbang Depresi Ekonomi Global
Trump Tolak Mentah-mentah Ajakan `Balikan` dari Pemimpin Negara Ini
Iran Umumkan Penutupan Kembali Selat Hormuz, Bagaimana Sikap AS?
“Tidak hanya dalam politik namun juga bisnis,” terangnya.
Mueller menambahkan, kendati Cohen kerap dicecar oleh tawaran tersebut, ia menolak untuk menindaklanjuti.
Keyword : Donald TrumpMichael Cohen Rusia