NATO Desak Rusia Bebaskan Kapal Ukraina

Selasa, 27/11/2018 11:20 WIB

Brussels – Pakta Pertahan AtlantiK Utara atau yang dikenal dengan NATO mendesak pemerintah Rusia membebaskan kapal dan tentara Ukraina yang disita dalam konfrontasi angkatan laut.

"Sekutu NATO mendukung integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina. Tidak ada pembenaran untuk penggunaan kekuatan militer terhadap kapal Ukraina dan personel angkatan laut," kata Sekretaris Jenderal, Jens Stoltenberg pada konferensi pers setelah pertemuan darurat NATO-Ukraina di Brussels, Senin (26/11) waktu setempat.

"Kami mendesak Rusia untuk membebaskan kapal dan tentara Ukraina sekaligus," imbuh Stoltenberg dilansir Anadolu.

Pada Minggu (25/11) waktu setempat Rusia menahan tiga kapal angkatan laut Ukraina di Laut Azov. Kapal-kapal itu dianggap oleh Rusia mengabaikan panggilan untuk berhenti dan memicu aksi militer.

Rusia melakukan intervensi ketika kapal perang Ukraina dipindahkan dari Odessa ke Pelabuhan Mariupol di Laut Azov.

Angkatan Laut Ukraina menuduh Rusia melepaskan tembakan ke kapal perangnya dari Krimea, menegaskan bahwa anggota awak terluka dan kapalnya disita oleh Rusia.

Rusia dan Ukraina telah berselisih sejak 2014, ketika Rusia mencaplok Krimea setelah referendum kontroversial. Turki, serta Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), memandang aneksasi itu sebagai ilegal.

Ukraina juga menyalahkan Rusia atas kekerasan separatis di timur Ukraina, dekat perbatasan dengan Rusia.

 

TERKINI
Kilas Balik Lahirnya Piala Dunia: Ini Sejarah dan Fakta Menariknya Mengapa 16 Juni Diperingati Hari Penyu Laut Sedunia? Ini Sejarahnya 16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Mengenal Husain bin Ali, Cucu Nabi yang Syahid di Bulan Muharram