Minggu, 25/11/2018 22:01 WIB
Damaskus - Syria Official dan the State News Agency mengatakan lebih dari 100 orang dilarikan ke rumah sakit, akibat terkena gas beracun yang diduga dilakukan oleh para pemberontak di bagian utara kota Allepo.
Pada Minggu (25/11), Direktur Umum Kedokteran Forensik Zaher Hajo mengatakan kepada The Assosiated Press, korban terkena gas beracun pada malam hari sebelum dilarikan ke dua rumah sakit di Allepo, kota terbesar di Syria.
"15 dari 105 orang yang dirawat terkena tembak, dan dua orang dalam kondisi kritis mulai membaik," ujar Hajo.
Sementara The Britain Based Syirian Obsevatory of Human Right mengatakan, 94 orang dirawat, dan sisa 31 orang di rumah sakit.
Barak Militer Diserbu Kelompok Bersenjata, 5 Tentara Tewas
Biaya Rekonstruksi Pascaperang Lebanon Tembus Rp360 Triliun
Tuchel Tutup Mata soal Kekecewaan Fans ke Timnas Inggris
Komandan pemberontak dan pihak lawan membantah telah melakukan serangan kimia. Sebaliknya, kelompok tersebut menuding pemerintah mencoba merusak gencatan senjata.
Keyword : Suriah Gas Klorin