Riyal Arab Saudi Bikin Trump Kalap

Jum'at, 23/11/2018 08:55 WIB

Washington - Harian Amerika Serikat, Washington Pots mengatakan, suguhan riyal di hadapan Paman Sam membuat semua persoalan hukum berjalan dengan mulus. Termasuk, kasus baru-baru ini putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

"Ini adalah sebuah pesan yang jelas dan berbahaya dari seorang tiran: Suguhkan uang di hadapan presiden Amerika Serikat, maka Anda akan lolos dari jeratan hukum," ungkap CEO Washington Post, Ryan melalui sebuah opini yang dirilis, Kamis (22/11).

Ia menambahkan, dukungan Trump Negeri Perto Dolar aneh, tak akurat, dan bertele-tele.

Sebelumnya, pasangan Melania itu membela Arab Saudi. Ia mengatakan, Raja Salman dan putranya tidak mengetahui secuil pun rencana ataupun eksekusi watawan Jamal Khashoggi.

"Badan-badan intelijen kami terus meninjau semua informasi, tetapi kita tidak tahu apakah putra mahkota tahu soal peristiwa tragis ini. Mungkin dia tahu, tapi mungkin juga tidak!" dalam keterang yang dirilis Gedung Putih, Selasa (21/11).

Trump juga menyatakan, Gedung Putih membutuhkan Arab Saudi karena minyaknya,  untuk melawan Iran, dan kemampuannya melawan terorisme di wilayah tersebut.

Sejak kasus pembunuhan Khashoggi di Istanbul pada 2 Oktober, sebanyak 21 orang, termasuk staf keamanan, ditahan di Arab Saudi. Sayangnya sebagian orang kecewa karena Putra Kerajaan tidak terdapat dalam daftar tersebut.

Baru-baru ini, bdan intelijen AS (CIA) merilis sebuah laporan yang menyimpulkan bahwa Mohammed bin Salman telah menginstruksikan pembunuhan Khashoggi.

TERKINI
Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T