Amien Rais: Jokowi Sudah Berusaha Tapi Belum Dapat Izin Allah
Selasa, 20/11/2018 16:43 WIB
Jakarta - Tokoh senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengajak masyarakat untuk tidak melimpahkan kesalahan kepada Presiden Joko Widodo terkait Indonesia sedang mengalami situasi penjajahan ekonomi. Katanya, Jokowi sudah berusaha tapi belum berhasil.
"Tidak boleh menyalahkan Pak
Jokowi. Beliau sudah berusaha tapi belum berhasil. Belum dapat izin dari Allah. Makanya, kita inginkan sekarang perlu penggantian kepemimpinan," ujar
Amien Rais.
Hal itu dikemukakan saat menghadiri peringatan Milad 106 Muhammadiyah di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/11). Katanya lagi, dianggapnya karena pemerintah membuka keran asing untuk menguasai sejumlah sektor industri di Indonesia.
"Saya sudah sampai pada kesimpulan bahwa bangsa kita ini sesungguhnya sudah tidak punya kedaulatan ekonomi lagi," kata Amien
Amien menyebutkan, ada tiga megaproyek yang dikuasai asing. Dan itu menjadi penghinaan kedaulatan dan akal sehat bangsa. "Pertama reklamasi Teluk Jakarta. Kita sudah punya ribuan pulau, tapi ada orang-orang mahluk dajjal ekonomi ini yang akan membangun 17 pulau palsu," katanya.
Proyek itu belum mengantongi izin yang jelas. "Izinnya belum jelas, digasak tanpa ampun dan sekarang itu mangkrak, padahal biayanya Rp300 triliun, modal utamanya dari China," kata Mantan Ketua Umum PAN tersebut.
Kemudian megaproyek Meikarta yang dianggapnya serampangan oleh tokoh bisnis yang berkeinginan membangun deretan menara apartemen bernilai Rp280 triliun. Lagi-lagi mengabaikan izin dari pemerintah daerah setempat.
Dan proyek lainnya, kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah dimulai sejak 2016 lalu. Tapi, kata
Amien Rais, proyek itu mengalami kemangkrakan. "Yang ketiga adalah Kereta Cebong. , Kereta api cepat bohong-bohongan. Izinnya belum selesai karena masih banyak tanah yang belum dibebaskan, sudah merusak, sekarang juga macet....cet," kata dia.
Dengan ketiga megaproyek itu, Amien mengatakan, menjadi bukti bahwa pemerintah kini tak lagi mempunyai kendali dalam mempertahankan kedaulatan ekonomi.
Amien juga singgung 54 sektor usaha yang seharusnya bisa dikelola oleh anak bangsa. Namun sekarang sudah bisa dikerjakan oleh pihak asing.
"54 usaha yang seharusnya bisa dikerjakan anak bangsa, semuanya diperbolehkan 100 persen dimiliki oleh asing dan aseng, jadi kita makin melarat, cuma jadi kuli, jadi kacung," kata dia.
TERKINI
Pelatih Atletico Akui Arsenal Lebih Layak ke Final Liga Champions
DPR Dorong KEK Kura-Kura Island Utamakan Mitigasi Lingkungan
5 Fakta Menarik Arsenal Usai Tembus Final Liga Champions
Pemerintah Siapkan Insentif Pembelian 200.000 Kendaraan Listrik