Senin, 19/11/2018 16:37 WIB
Riyadh - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz akan menyampaikan pidato tahunnya kepada dewan Syura kerajaan, setelah melakukan tur nasionalnya bersama Putra Mahkota Muhammad bin Salman.
Dalam pidatonya yang disampaikan pada Senin (19/11) Raja Salman bin Abdulaziz menyampaikan kebijakan internal dan eksternal Arab Saudi dan meresmikan proses sidang dewan Syura, menurut Saudi Press Agency.
Hal itu disampaikan setelah Amerika Serikat (AS) mengutuk kerajaan menyusul temuan terbaru dari CIA yang mengatakan putra mahkota secara pribadi memerintahkan membunuh jurnalis Arab, Jamal Khashoggi.
"Ini merupakan ujian bahwa musuh musuh kita adalah teman kita," kata Perwakilan Adam Schiff, seorang Demokrat dari California, dan seorang kritikus Presiden AS, Donald Trump, dilansir Al Jazeera.
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya
Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga
"Presiden perlu mendengarkan apa yang dikatakan oleh komunitas intelijen kita," sambungnya.
Senator Lindsey Graham, sekutu dekat Trump, mengatakan putra mahkota Saudi sudah menjadi bola yang merusak hubungan antara AS dan Arab Saudi.
"Saya benci mengatakan itu karena saya memiliki banyak harapan putra mahkota menjadi pembaharu yang dibutuhkan Arab Saudi, tetapi kapal itu telah berlayar sejauh keresahan Lindsey Graham," kata Republik Carolina Selatan kepada NBC "Meet the Press".
"Saya tidak berniat bekerja dengan dia lagi," kata Graham.
"Saya tidak tahu apakah dia pilihan terbaik," kata Graham pada Minggu saat ditanya apakah dia akan ditunjuk secara permanen memimpin Departemen Kehakiman AS.
Keyword : Jamal Khashoggi Arab Saudi Donald Trump