Jum'at, 16/11/2018 09:24 WIB
California – Jumlah migran Amerika Tengah yang tiba di perbatasan -decoration:none;color:red;">Amerika Serikat-Meksiko, Tijuana terus meningkat. Pada Kamis (15/11) kemarin, 800 orang yang datang menggunakan 22 bus tiba di Kota Tijuana setelah berkendara lebih dari satu bulan.
“Kami akhirnya mencapai Tijuana. Saya tidak sabar untuk melihat perbatasan. Ini adalah perjalanan yang tidak pernah berakhir, tapi Tuhan membawa kami ke sini,” kata seorang migran asal Honduras, Carmen Soto yang pergi bersama dua anaknya yang masih kecil.
Dilansir dari AFP, sebelumnya sudah ada lebih dari 750 migran yang tiba di Tijuana. Artinya kini 1.500-an migran sedang menunggu izin menyeberang ke AS, di tengah penolakan Presiden AS -decoration:none;color:red;">Donald Trump.
Selain itu, lebih dari 3.000 migran lainnya sedang berada dalam perjalanan menuju perbatasan. Mereka diperkirakan tiba pada Jumat (16/11) ini, untuk mencapai bus-bus yang disediakan oleh badan amal, lembaga donor, dan pemerintah setempat.
Barcola Sepakat Gabung Liverpool, Transfer Tersandung Harga
Gedung Putih Resmi Larang Impor Robot Humanoid Asal China
Korsel Masukkan Aturan Non-Poliferasi dalam RUU Nuklir
Sementara di seberang perbatasan, hampir 6.000 personel yang dikerahkan oleh Trump membangun pagar-pagar beton, dan pagar kawat berduri, untuk mencegah kedatangan migran yang dianggap sebagai invasi.