Kamis, 15/11/2018 11:24 WIB
Tehran - Belum gelap dua minggu sanksi Amerika Serikat (AS) berlaku di Negeri Para Mullah, ratusan guru di berbagai kota di Iran melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut perbaikan gaji.
Menurut informasi dari sumber lokal, ratusan pendidik di kota Isfahan, Karaj, Baneh, Ahwaz dan Mazandaran mengangkat poster-poster seperti "Perbaiki Gaji Kami", "pemogokan massal guru" di ruangan guru di sekolah-sekolah.
Melalui media sosial, Persatuan Para Guru Iran mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan aksi mogok kerja tersebut hingga besok.
Wakil Ketua Pusat Hak Asasi Manusia Nergis Muhammedi yang berada dalam tahanan di penjara di Teheran mengirimkan pesan dukungan tertulis terhadap aksi pemogokan itu.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Setiap 1 Juni, Ini Sejarahnya
1 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan yang Jatuh Hari Ini
Jadwal Libur Nasional Juni 2026: Lengkap Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Muhammedi mengatakan, "Putra-putri tanah ini belajar `kebebasan` dari guru-guru mereka. Kebebasan guru ada pada kebebasan berekspresi mereka."
Keyword : Sanksi Amerika SerikatMogok KerjaIran