Rabu, 14/11/2018 10:55 WIB
Ankara - Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan tidak menerima permintaan resmi Arab Saudi untuk memindahkan konsulatnya di Istanbul.
"Ada niat seperti itu. Namun, tidak ada permintaan resmi kepada kementerian kami," kata Kementerian Luar Negeri Turki, Selasa (13/11), dilansir Anadolu.
Pernyataan kementerian itu menyusul laporan media yang mengklaim Arab Saudi ingin memindahkan Konsulat Istanbul setelah pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi/" style="text-decoration:none;color:red;">Jamal Khashoggi bulan lalu.
Khashoggi, yang merupakan kontributor The Washington Post, tewas dibunuh pada 2 Oktober di dalam konsulat.
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur
Zelensky Bertolak ke Gedung Putih Amankan Dukungan Trump
Buka Peluang Damai, Trump Klaim Iran Ajak Bertemu
Setelah berminggu-minggu menyangkal keterlibatan, Arab Saudi mengakui Khashoggi telah terbunuh di dalam konsulat tetapi mengklaim keluarga kerajaan Saudi tidak tahu-menahu soal rencana pembunuhan jurnalis.
Perkembangan terakahir, 18 orang, termasuk petugas keamanan telah ditangkap di Arab Saudi terkait pembunuhan Khashoggi. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan juga sudah memberikan dan mendengarkan bersama rekannya di Barat rekaman pembunuhan pria 59 tahun itu.