Minggu, 04/11/2018 11:32 WIB
Tehran - Kementerian Luar Negeri Irak menyebut sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran sepihak, dan mengatakan sudah memberi tahu kedutaan AS di Baghdad mengenai posisinya dalam hal ini.
Melalui sebuah pernyataan, juru bicara kementerian luar negeri Irak, Amded Mahjoub mengatakan, Kementerian sudah mengkonfirmasi posisi Irak kepada kedutaan Amerika di Baghdad sejak jilid pertama sanksi AS terhadap Iran berlaku.
Mahjoub mengatakan, kementerian luar negeri Irak menegaskan, bagian kedua dari pernyataan kedutaan AS bertentangan dengan norma-norma diplomatik dan saling menghormati kedaulatan negara sebagai prinsip dasar hukum internasional.
Juru bicara itu menjelaskan, Irak tidak menerima campur tangan apapun dengan urusan internalnya khususnya bagian-bagian yang menyangkut reformasi struktural pasukan keamanannya yang berada di bawah komando perdana menteri dan panglima tertinggi angkatan bersenjata.
Ketua Komisi III DPR Minta Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis
Tuchel Sebut Inggris Frustrasi Hadapi Tembok Kokoh Ghana
KPK Bidik PT Infinity International Terkait Dugaan Pengaturan Impor
Pernyataan kementerian luar negeri Irak menyatakan harapan, kedutaan AS di Baghdad akan menghilangkan bagian-bagian dari pernyataannya yang tidak sesuai dengan norma-norma diplomatik dan berjanji tidak mengulanginya lagi. (IRNA)
Keyword : Sanksi MinyakHarga MinyakKeringan Sanksi