Minggu, 28/10/2018 13:48 WIB
Sidoarjo - Sudah tidak perlu lagi diskusi kapan swasembada sapi karena kita sudah mengekspor protein kepada negara tetangga. Saat ini kita sudah swasembada protein.
Demikian tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Panen Pedet dan Kontes Ternak di Gedung Tani Puspa Argo, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (28/10).
"Telur, ayam, kambing dan domba sudah kita ekspor ke negara tetangga," ungkap Amran.
Menteri Amran juga mengapresiasi Pemerintah Jawa Timur karena angka kelahiran sapinya tembus 1,3 juta per tahunnya.
Kejar Swasembada Energi, Menlu RI Dorong Kerja Sama Nuklir dengan Rusia
Menko Pangan: Presiden Prabowo Subianto Perjuangkan Teologi Surah Al-Maun
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan
Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu pun optmis jika lima provinsi serupa dengan Jawa Timur bergerak, maka bukan tidak mungkin Indonesia mampu mensuplai kebutuhan daging negara tetangga.
"Kalau ada lima provinsi seperti Jawa Timur, maka tiga hingga lima tahun ke depan, kita tidak akan diskusi lagi soal kebutuhan daging Indonesia," ujar Amran.
Ke depan, kata Amran, pemerintah kambali akan melakukan Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 4 juta ekor dan akan digratiskan untuk seluruh peternak Indonesia.
"Kami akan lakukan setiap tahun untuk terus menggenjot populasi sapi Indonesia," terang Amran.
Sekedar diketahui, di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, memang ekspor seluruh pertanian naik 24 persen, dan merupakan pertama dalam catatan sejarah Republik Indonesia.
Bukan hanya itu, di bawah kepemimpinan Jokowi-JK, juga lima komoditas strategis yang merupakan langganan impor, seperti jagung, domba, telur, ayam dan bawang mampu diselesaikan, bahkan sudah melanglang buana di negara tetangga.
Keyword : Swasembada Protein Kementan Andi Amran Sulaiman