Jerman Setop Ekspor Senjata ke Saudi

Senin, 22/10/2018 08:52 WIB

Berlin – Jerman akan menyetop ekspor senjata ke Arab Saudi untuk sementara, menyusul kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi pada 2 Oktober lalu di Konsulat Saudi, Istanbul, Turki.

"Saya setuju dengan semua orang yang mengatakan pembatasan ekspor senjata kepada Arab Saudi," kata Kanselir Jerman Angela Merkel kepada wartawan di markas partainya.

Adapun Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, sebelumnya mengatakan pada Sabtu (20/10), saat ini Jerman melihat tidak ada dasar apapun untuk mendukung keputusan ekspor senjata ke Arab Saudi.

Dilansir dari AFP, Jerman bulan lalu menyetujui 416 juta euro (US$480 juta) nilai ekspor senjata ke Arab Saudi untuk 2018. Dan sebelumnya, ekspor militer Berlin ke Saudi sebagian besar terdiri dari kapal patroli.

Merkel mengulangi bahwa dia mengutuk pembunuhan Khashoggi "dalam istilah yang paling kuat" dan melihat "kebutuhan mendesak untuk membereskan" kasus tersebut.

"Kami jauh dari melihat segala sesuatu di atas meja dan para pelaku dibawa ke pengadilan," katanya.

Merkel menambahkan bahwa dia akan terus berkonsultasi dengan mitra internasional tentang reaksi terkoordinasi terhadap kasus tersebut.

Kasus Khashoggi telah membuka keretakan baru yang serius antara Saudi dengan mitra Eropa Inggris, Perancis dan Jerman.

Dalam sebuah pernyataan, Barat mendesak Saudi mengklarifikasi bagaimana Khashoggi meninggal di dalam konsulat istanbul-nya, dan laporannya harus "didukung oleh fakta untuk dianggap kredibel".

TERKINI
Studi Ungkap Perubahan Iklim Bikin Kehidupan di Kota Makin Tidak Setara Ada Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, NASA Siapkan Siaran Langsung Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik