Selasa, 16/10/2018 17:40 WIB
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menekankan perlunya menghentikan pelanggaran Israel terhadap warga Palestina yang tak berdaya dan menyelesaikan masalah Palestina secara adil dan langgeng sesuai dengan hukum internasional dan hukum humaniter.
Jokowi (sapaan Joko Widodo, Red) membuat pernyataan tersebut saat melakukan pertemuan di Jakarta dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Maliki yang juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Senin (15/10).
Orang nomor satu di Indonesia itu juga menekankan kesiapan negaranya untuk membantu dan memobilisasi dukungan melalui semua forum Islam, regional dan internasional untuk membantu rakyat Palestina terutama karena Indonesia akan menjadi anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun depan, dan Palestina akan memimpin Kelompok 77.
"Penderitaan Palestina harus dihentikan. Solusi harus bersifat politik dan rakyat Palestina memiliki hak untuk hidup dalam kebebasan dan martabat serta memiliki negara berdaulat," kata Jokowi.
Gencatan Senjata Dilanggar, Jet Tempur Israel Menggila di Lebanon
30 Orang Tewas Akibat Serangan Israel di Lebaon pada Jumat
Serangan Israel Batalkan Perundingan Damai AS-Iran di Swiss
Selain itu, Presiden Indonesia juga memuji dukungan dan bantuan Palestina kepada Indonesia melalui Agen Palestina untuk Kerjasama Internasional (PICA) menyusul gempa bumi dan tsunami yang melanda Pulau Sulawesi awal bulan ini.