Rabu, 03/10/2018 19:08 WIB
Jakarta - Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) menyebutkan jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,4 SR dan tsunami Jumat lalu menyeranh Sulawesi Tengah telah meningkat menjadi 1.407 hingga Rabu (03/10).
BNPB juga melaporkan bahwa 519 jenazah telah dikuburkan di pemakaman massal di daerah kejadian gempa.
Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara BNPB, mengatakan sekitar 800 orang di rumah sakit terluka parah, sementara sekitar 62.000 orang mengungsi dan saat ini menduduki 24 kamp di sekitar wilayah tersebut.
Sutopo juga menambahkan bahwa kebutuhan yang paling urgen dibutuhkan para korban berupa makanan dan air minum
Gus Muhaimin Lantik 13 DPC PKB se-Sulawesi Tengah di Kota Tua
Karhutla Landa Sejumlah Daerah, BNPB Minta Warga Laporkan Oknum Pembakar
Diguncang Gempa M 5,1, Warga Kabupaten Buol Pilih Mengungsi
"Korban bencana juga menghadapi kesulitan dalam mencari kebutuhan seperti makanan dan air minum," ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (03/10).
Sementara itu, ada laporan tentang insiden penjarahan di kota-kota yang dilanda gempa di Palu dan Dongala.
Keyword : BNPB Gempa Palu Sulteng