Senin, 01/10/2018 18:01 WIB
Jakarta - Sejumlah elite politik yang memakai isu agama dan radikal dalam pesta demokrasi dinilai orang bodoh dan tidak kreatif dalam menghadapi situasi politik.
Demikian disampaikan Pakar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, dalam sebuah diskusi bertajuk "Nilai-Nilai Kebangsaan Menangkal Budaya Radikalisme", di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/10).
Eks Menag Yaqut Perkaya Diri Rp4,8 Miliar terkait Korupsi Kuota Haji
Korupsi Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
Eks Menag Yaqut Siap Hadapi Sidang Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar
Keyword : Pemilu 2019 Isu Radikal Pilpres Agama