Senin, 01/10/2018 18:01 WIB
Jakarta - Sejumlah elite politik yang memakai isu agama dan radikal dalam pesta demokrasi dinilai orang bodoh dan tidak kreatif dalam menghadapi situasi politik.
Demikian disampaikan Pakar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, dalam sebuah diskusi bertajuk "Nilai-Nilai Kebangsaan Menangkal Budaya Radikalisme", di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/10).
Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan
Korupsi Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Yaqut Cholil
Kemenag Bentuk Tim Ahwa, Siapkan Majelis Masyayikh untuk Benahi Pesantren
Keyword : Pemilu 2019 Isu Radikal Pilpres Agama