Sabtu, 29/09/2018 22:50 WIB
Jakarta – Hifni, warga Desa Bolang, Lebak, Banten enggan menyerah mencari tahu keberadaannya kakaknya, Faijah. Perempuan tersebut sudah sepuluh tahun bekerja di Thaif, Arab Saudi, namun hingga detik ini belum kunjung pulang ke Tanah Air.
Kepada Jurnas.com, Hifni menuturkan dia tak pernah berkomunikasi dengan Faijah. Terakhir kali, majikan Faijah bisa dihubungi melalui saluran telepon pada 2017, dengan janji Faijah akan dipulangkan segera.
“Namun hingga hari ini justru keberadaan keluarga tersebut tidak diketahui. Keluarga berusaha mengetahui nomor majikannya, tetapi tidak ada jawaban,” ujar Hifni pada Sabtu (29/9).
Tak hanya itu, lanjut Hifni, setelah beberapa kali mencoba menghubungi kembali nomor telepon majikan Faijah, nomor keluarga malah diblokir. Dan sejak saat itu komunikasi keluarga Hifni dengan majikan Faijah terputus.
DPR Ingatkan Risiko Besar Pekerja Migran yang Berangkat Secara Ilegal
Saan Pastikan Layanan Jemaah Haji di Madinah Siap, Termasuk Hotel Bintang 5
Naik dari Tahun Lalu, Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang
“Harapan kami dari keluarga satu-satunya ialah pemerintah Indonesia, yang dalam hal ini KJRI Jeddah agar membantu menelusuri keberadaan Faijah,” harapnya.
Berbagai upaya telah dilakukan Hifni untuk mengetahui kabar sang kakak, mulai dari membuat laporan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), hingga Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). (Ahyar/Kontri)
Keyword : PMI BMI Migran Arab Saudi