Jum'at, 28/09/2018 05:01 WIB
Turki – Fuat Ozgen, Ketua Turkish Sleep Medicine Society yang berbasis di Ankara mengungkapkan, 50 persen penduduk Turki menderita gangguan tidur.
"Setengah dari populasi Turki mengalami kesulitan tidur," ungkap Ozgen, di sela-sela National Sleep Medicine Congress ke-19 yang diadakan di Istanbul.
Kongres yang berlangsung lima hari mendiskusikan manfaat tidur, gangguan pernapasan dan gerakan selama tidur, tidur berlebihan, insomnia, serta gangguan tidur pada anak-anak.
Menurut Ozgen, jika orang tidak cukup tidur, maka mereka akan mudah terserang penyakit.
Rusia Bahas Rencana Turki Jual Sistem Rudal S-400
Erdogan Desak Sekutu NATO Cabut Pembatasan Industri Pertahanan
Hapus Sanksi Turki, Trump Buka Peluang Jual Jet Tempur F-35
"Kekurangan tidur menyebabkan gangguan fungsi tubuh dan peningkatan risiko penyakit mental," tambahnya.
Ozgen juga mengatakan bahwa orang menghabiskan sepertiga dari hidup mereka untuk tidur, dan tidur menyegarkan orang secara fisik dan rohani. (aa)
Keyword : Turki tidur Fuat Ozgen