Selasa, 11/09/2018 07:36 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu mengatakan, pada akhir tahun ini dunia dan negara-negara di kawasan ASEAN berpotensi menghadapi ancaman organisasi teroris yang baru dan lebih besar.
Berdasarkan informasi dari kerja sama intelijen negara ASEAN Our Eyes, Ryamizard menyebut ISIS dan Kelompok Teroris Al Qaeda di Suriah dan Irak telah berdamai dan berencana bekerja sama secara internasional. Mereka pun berencana menyerang Pemerintah Irak.
Selain itu, lanjut Ryamizard, kedua organisasi tersebut berencana mengaktifkan sel teroris di 100 negara, salah satunya di kawasan ASEAN.
"Kelompok ini akan menstruktur kembali organisasi dan mekanisme koordinasi internasional," terang Ryamizard Ryacudu di Jakarta pada Senin kemarin (10/9).
Menlu AS Terang-Terangan Ingin Kuba Ganti Sistem Politik
Dukung Kuba, China Kecam Dakwaan AS terhadap Raul Castro
PBB: Blokade Selat Hormuz Picu Krisis Pangan Global
Ryamizard menyebut kelompok teror yang baru itu lebih kuat dan lebih besar dari kelompok teror sebelumnya. Ia juga menyatakan kelompok itu akan merekrut wanita dan anak-anak untuk menjadi anggotanya. (aa)