Serangan Rezim Assad Banyak Tewaskan Bayi
Minggu, 09/09/2018 10:51 WIB
Washinton - Duta besar Inggris untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan, jika warga sipil yang lebih dirugikan oleh serangan militer di Idlib ketimbang teroris.
"Kami harus jelas tentang hal ini bahwa : ada lebih banyak bayi di
Idlib daripada teroris, dan saya pikir yang seharusnya memberi mereka jeda dalam tindakan militer untuk berpikir," ujar Karen Pierce kepada Dewan Keamanan
PBB.
Rezim
Assad baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan militer besar-besaran di provinsi barat laut
Idlib, yang dikendalikan oleh berbagai kelompok oposisi bersenjata.
Pesawat tempur Rusia pada hari Selasa menggempur target sipil dan oposisi di
Idlib.
Pierce menyebutkan beberapa komandan dan unit pasukan
Assad yang dikatakan ditempatkan di sekitar
Idlib.
Di antara mereka adalah Jenderal Ali Abdullah Ayyoub, divisi Lapis Baja ke-4 yang dipimpin oleh Maher al-
Assad, Garda Republik yang dipimpin oleh Talal Makhlouf dan Pasukan Macan yang dipimpin oleh Suheil al-Hassan.
Terletak di dekat perbatasan Turki,
Idlib adalah rumah bagi lebih dari 3 juta warga Suriah, banyak di antaranya melarikan diri dari kota-kota lain setelah serangan oleh pasukan rezim.
Pada hari Selasa, kepala kemanusiaan
PBB Mark Lowcock memperingatkan bahwa serangan semacam itu akan mengarah pada "bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21". (AA)
TERKINI
Sejak Kapan Maulid Nabi Muhammad Dirayakan?
Mengapa Hari Gajah Sedunia Diperingati Setiap 12 Agustus?
Hari Remaja Internasional 12 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya
Sejarah HUT Wara TNI AU yang Diperingati Setiap 12 Agustus