Menteri Perekonomian Iran Dipecat

Minggu, 26/08/2018 21:20 WIB

Teheran - Parlemen Iran merumahkan Menteri Perekonomian Masoud Karbasian pada Minggu (26/8), yang dinilai menjadi pukulan bagi Presiden Hassan Rouhani saat ia berjuang untuk menghadapi krisis ekonomi yang memuncak.

Karbasian merupakan menteri kabinet kedua yang dipecat bulan ini. Sebelumnya parlemen juga memakzulkan Menteri Tenaga Kerja Ali Rabiei pada 8 Agustus lalu.

"Ketidakefisienan dan kurangnya perencanaan tidak ada hubungannya dengan sanksi," kata anggota parlemen Iran, Abbas Payizadeh, dalam pidato menjelang pemungutan suara dilansir dari AFP.

"Keputusan yang salah telah merugikan rakyat dan menyebabkan individu menjarah aset publik," tambahnya.

Pemerintah Iran sedang dihujani kritik, karena dianggap menyia-nyiakan peluang pakta nuklir 2015, gagal mengatasi tingkat inflasi, dan tingkat pengangguran yang tinggi.

Setelah Amerika Serikat meninggalkan kesepakatan nuklir pada Mei lalu dan memberlakukan kembali sanksi, harapan Rouhani untuk menarik sejumlah besar investasi asing berhenti di tengah jalan.

Pasalnya, perusahaan-perusahaan besar Eropa, termasuk Total Perancis, Peugeot dan Renault, serta Siemens dan Daimler dari Jerman, memutuskan angkat kaki sejak pengumuman AS.

"Apa yang telah kami lakukan dengan bangsa ini? Kami membuat mereka sengsara dan celaka," kata Elias Hazrati, dari faksi Harapan reformis di parlemen.

"Kelas sedang bergerak menuju kemiskinan," tambah Hazrati.

Keyword : Iran Nuklir

TERKINI
Ini Alasan Hari Kartini Selalu Identik dengan Kebaya Selain Kartini, Ini 4 Perempuan Pejuang Pendidikan di Indonesia Peringatan Hari Kartini Setiap 21 April: Ini Sejarah hingga Tujuannya 21 April 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini