Kritik Turki Rencana Pembangunan Pemukiman Israel di Tepi Barat

Jum'at, 24/08/2018 20:01 WIB

Ankara - Kementerian Luar Negeri Turki mengkritik pemerintah Israel yang menyetujui pembangunan ribuan unit permukiman baru di Tepi Barat.

"Kami mengecam keras Israel yang menyetujui pembangunan lebih dari 2.000 unit baru di Tepi Barat,  yang merupakah wilayah pendudukan Israel," kata kementerian lewat sebuah pernyataan.

"Langkah ini jelas-jelas menyalahi hukum internasional, Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan, dan merusak proses perdamaian," tambah kementerian.

Saat ini, sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 pemukiman Yahudi yang dibangun di sepanjang Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Palestina menginginkan daerah-daerah itu sebagai ibu kota negara Palestina di masa mendatang.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai `wilayah pendudukan` dan menganggap seluruh aktivitas permukiman Yahudi di tanah itu ilegal.

TERKINI
Ilmuwan Ungkap Lempeng Tektonik Purba Masih Bisa Memicu Letusan Gunung Api Fenomena Langka Juni 2026, Venus dan Jupiter "Nyaris Bersentuhan” di Langit Wamenhut Dorong Perhutanan Sosial jadi Penggerak Ekonomi Desa Hutan Lennart Karl Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026 Akibat Cedera