Antisipasi Dana "Haram" Masuk Pilpres, Fahri Puji Sandiaga Uno
Senin, 13/08/2018 19:47 WIB
Jakarta - Dalam rangka mengantisipasi adanya dana "haram" atau dana gelap membiayai kontestasi Pilpres 2019, langkah cawapres Sandiaga Uno untuk membiayai dana kampanye mendapat apresiasi.
Wakil Ketua DPR
Fahri Hamzah mengatakan, sikap Sandiaga itu sebagai langkah positif dalam kontestasi Pilpres. Sehingga, pembiayaan Pilpres akan lebih transparan serta menghindari adanya dana gelap mendanai kampanye capres-cawapres.
"Tantangan dari Pak Sandiaga itu positif, siapa yang harus membiayai, kedua supaya transparan, jangan di Pilpres banyak masuk dana-dana hantu, dana gelap, suatu hari ada utang budi yang harus dibayar," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/8).
Kata Fahri, berdasarkan aturan yang berlaku batas sumbangan pribadi terbatas hingga Rp 5 miliar dan koorporasi Rp 25 miliar. Sementara, untuk kandidat capres-cawapres sendiri tidak ada aturan batasan untuk membiayai dana kampanye Pilpres.
"Sekarang ada kandidat yang mengatakan mau membiayai sendiri pilpres saya ini. Jadi Pak Sandi positif karena membuat kita ini jelas. Pak Sandi membuat pembiayan Pemilu ini lebih transparan," katanya.
Dalam kesempatan itu, Fahri mengatakan, calon incumbent dalam hal ini Presiden Jokowi juga harus transparan terkait dana kampanye
Pilpres 2019. Sehingga, jangan sampai uang yang dipakai berasal dari dana gelap.
"Jadi jangan sampai kita membiarkan definisi dari gotong royong itu adanya dana gelap apalagi dana haram masuk ke darah politik kita, dalam hal ini masuk ke darahnya presiden dan wakil presiden kita, rusak nanti, politik kita bisa tersandera nanti," tegasnya.
Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Sandiaga Uno memberikan uang masing-masing senilai Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS sebagai imbalan untuk mendukung cawapres mendampingi Prabowo Subianto.
TERKINI
Ini Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar
Sering Tak Disadari, Ini 5 Modus Begal yang Perlu Diwaspadai
Berbagai Cara Menghindari Begal saat Berkendara Malam Hari
7 Wilayah yang Kerap Jadi Sasaran Aksi Begal