Iran Kecam Upaya Pembunuhan Presiden Venezuela

Senin, 06/08/2018 07:20 WIB

Tehran - Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengutuk upaya pembunuhan yang gagal terhadapa Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Ia menyebut insiden itu langkah untuk mendestabilisasi negara demi musuh-musuhnya.

"Tindakan itu adalah langkah untuk mengguncang dan membuat negara tidak aman," kata Qasemi  dilansir dari Islamic Republic Nasional Iran (IRNA) pada Minggu (5/8) kemarin.

Pada Sabut, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro lolos dari dua ledakan. Pria itu diserang drone tidak lama setelah jam 5:30 sore, saat Maduro merayakan ulang tahun ke-81 Garda Nasional.

Maduro yang kala itu menyampaikan pidatonya, berdiri di samping istrinya Cilia Flores dan beberapa pejabat militer tingkat tinggi untuk acara yang disiarkan di radio dan televisi secara langsung.

Dijelaskan bahwa, Presiden Maduro mengatakan para pelaku sudah berhasil diamankan dan akan mendalami penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar motif dibalik insiden itu.

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Komisi III: RUU Polri Harus Perjelas Makna Polisi sebagai Alat Negara Alami KDRT, Orang Tua Pegawai BUMN Lapor ke Komnas Perempuan