Sabtu, 04/08/2018 07:45 WIB
Jakarta - Polisi Afghanistan mengatakan 20 orang tewas dan sedikitnya 30 lainnya terluka dalam pemboman bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Afghanistan timur, Jumat (03/08) waktu setempat.
Menurut Kepala Polisi Provinsi Paktia, Raz Mohammad Mandozai, para pelaku melancarkan aksinya ketika ibadah sholat jumat sedang berlangsung, dan menembaki orang-orang kemudian meledakkan diri dengan bom.
"Dua pembom bunuh diri, yang dipersenjatai dengan senapan serbu, menyerbu masjid selama salat Jumat dan menembaki jamaah sebelum meledakkan diri," kata Raz Mohammad Mandozai dilansir UPI.
"Dua pembom bunuh diri, yang melepaskan tembakan ke arah penjaga keamanan ketika mereka memasuki masjid, juga menggunakan granat tangan selama serangan itu," lanjutnya.
BNPT dan Lembaga Lain Bangun Kemandirian di Ponpes Al Mutaqin Jepara
Ancaman Terorisme Digital, Anak dan Perempuan Target Perekrutan
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan Bom di Sekolah dengan Radikalisme
Presiden Ashraf Ghani mengutuk serangan itu dalam sebuah pernyataan, menyebutnya tidak manusiawi dan mengatakan serangan semacam itu tidak dapat mempengaruhi persatuan di antara warga Afghanistan.
Keyword : Afghanistan Ledakan Bom Teroris