Selasa, 31/07/2018 10:30 WIB
Manila – Militer Filipina mengumumkan seorang tentara dan empat anggota milisi tewas, akibat ledakan bom yang meledak saat sedang memeriksa sebuah mobil mencurigakan di sebuah pulau di selatan.
Juru bicara militer setempat Letnan Kolonel Gerry Besana mengatakan, dua anggota milisi pemerintah lainnya terluka dalam ledakan yang terjadi Selasa (31/7) pagi di dekat sebuah pos militer, Desa Colonia, Provinsi Pulau Basilan.
Ledakan terjadi setelah anggota milisi menghentikan van di pos pemeriksaan. Namun laporan itu merinci terkait apa yang terjadi pada pengemudi.
Dilansir dari AFP, hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
China dan Filipina Berebut Pulau Kosong di Laut China Selatan
Kebakaran TPA di Filipina Belum Berhenti, Ratusan Orang Mengungsi
Filipina Pangkas Pajak LPG dan Minyak Tanah Imbas Krisis Migas
"Seluruh pasukan akan berupaya mengidentifikasi para pelaku dalam waktu secepat mungkin," tegas Komandan militer regional Letnan Jenderal Arnel Dela Vega.