Selasa, 31/07/2018 10:30 WIB
Manila – Militer Filipina mengumumkan seorang tentara dan empat anggota milisi tewas, akibat ledakan bom yang meledak saat sedang memeriksa sebuah mobil mencurigakan di sebuah pulau di selatan.
Juru bicara militer setempat Letnan Kolonel Gerry Besana mengatakan, dua anggota milisi pemerintah lainnya terluka dalam ledakan yang terjadi Selasa (31/7) pagi di dekat sebuah pos militer, Desa Colonia, Provinsi Pulau Basilan.
Ledakan terjadi setelah anggota milisi menghentikan van di pos pemeriksaan. Namun laporan itu merinci terkait apa yang terjadi pada pengemudi.
Dilansir dari AFP, hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Kekurangan Suku Cadang, AS Terpaksa Kanibal Bomber B-52
Parlemen AS Bersiap Blokir Penjualan Bom ke Israel
Trump Berencana Jual Bom Seberat 2.000 Pon ke Israel
"Seluruh pasukan akan berupaya mengidentifikasi para pelaku dalam waktu secepat mungkin," tegas Komandan militer regional Letnan Jenderal Arnel Dela Vega.