BCA Luncurkan Seragam Motif Tenun Ikat

Selasa, 10/07/2018 03:02 WIB

Jakarta - Tenun ikat sebagai salah satu kekayaan industri kreatif Indonesia kini mulai dikembangkan secara massal dan tersebar di berbagai daerah seperti Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, dan lain sebagainya.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan ikat tenun merupakan salah satu khas wastra nusantara yang tak hanya menjadi sarana promosi.

"Kita harapkan tenun ikat bisa diakui menjadi karya putra Indonesia Anak muda menjadi salah satu influencer untuk promosi produk Indonesia. Perusahaan lain bisa terinspirasi dan dunia internasional pun mengakui," ucap Jahja.

Mengapa memilih tenun ikat? Dikatakan Direktur BCA Lianawaty Suwono jika BCA ialah perusahaan lokal domestik bank yang ingin menguatkan identitas sebagai bagian dari Indonesia.

"Dengan melihat identitas Indonesia, apa yang bisa dilakukan untuk menunjukkan identitas nusantara. Dan yg paling kasat mata adalah seragam," ucapnya.

Motif seragam yang dipilih mewakili karakter BCA yakni gambar cengkeh berwarna paduan biru dan kuning yang saling mengikat, khusus didesain oleh desainer tenun ikat Indonesia Didiet Maulana. Dibutuhkan kain 45 ribu meter dengan total 27 ribu karyawan yang mengenakannya.

Tak sia-sia menantikan proses pembuatan tenun sampai jadi karena hasilnya sesuai ekspektasi yakni mewakili karakter corporate culture dan identity.  "Kita beruntung mas didiet cukup mengakomodir pilihan dan apa maunya kami," ucap Lianawaty.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions