Sabtu, 07/07/2018 08:40 WIB
Berlin – Pertikaian sengit partai-partai koalisi di Jerman mengenai kebijakan suaka, telah membebani pemerintah federal Jerman. Pasalnya, dalam sebuah jajak pendapat baru-baru ini, mayoritas rakyat Jerman tak puas dengan kinerja pemerintah Angela Merkel.
Dilansir dari Xinhua, jajak pendapat bertajuk `Deutschlandtren` yang dilakukan oleh sebuah lembaga swasta menemukan, 78 persen rakyat Jerman tidak senang dengan pekerjaan pemerintah pada Juli 2018.
Angka tersebut menandai kenaikan tajam dalam proporsi pemilih yang tidak puas sebesar 15 persen, dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Diketahui sebelumnya koalisi besar yang terdiri dari Persatuan Demokrasi Kristen (CDU), Persatuan Sosial Kristen (CSU), dan Sosial Demokrat Jerman (SPD) baru-baru ini menyelesaikan sengketa memperebutkan kebijakan suaka.
Jerman Suntik Dana Tambahan Rp404 Miliar untuk Krisis Sudan
Jerman Kucurkan Subsidi BBM Rp32 Triliun selama Perang Iran
Kebobolan Tiga Gol, Wirtz: Jerman Punya Skema Bertahan yang Baik
Akibatnya, Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer asal CSU mengancam akan mengundurkan diri, dan menurunkan kabinet Kanselir Merkel yang berasal dari CDU, kecuali Merkel mendukung rencana kebijakan migrasi nasional yang lebih ketat, atau menemukan alternatif yang lebih kredibel di tingkat Eropa.