AS Tuduh Iran Tak Hormati Warganya

Sabtu, 23/06/2018 05:10 WIB

London - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo telah menyerang pemerintah Iran. Ia mengatakan, Negeri Para Mullah itu rezim kriminal yang menekan rakyatnya.

Melalui postingan Twitternya, Pompeo mengatakan, "Rezim Teheran adalah kriminal dan menekan warganya dan tidak menghormati hak-hak mereka," dikutip dari Arab News, Sabtu (23/6).

Rezim ini, lanjut Mantan CIA itu, mendanai terorisme, dan membiarkan warga  Iran kelaparan dan lagi membutuhkan.

Selain itu, Pompeo juga menyebutkatkan sekira, 5.000 warga Iran ditangkap selama protes pada Januari, 30 wanita dipenjara karena memprotes pemakaian jilbab. Ada juga para sufi dan aktivis lingkungan. Rezim juga menangkap 430 petani di Provinsi Isfahan.

Di lain kicauan, Pompeo memposting foto Mayor Jenderal Qasem Soleimani, komandan Garda Revolusi Brigade Quds, dengan caption, "Rezim korup Iran memperkaya IRGC, Hizbullah dan Hamas dan menyia-nyiakan kekayaan negara itu pada perang proksi asing sementara Keluarga Iran berjuang."

TERKINI
Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon Percepatan KDKMP, Mendes Minta Kades dan Pengurus Kopdes Dilibatkan Legislator Golkar: Negara Harus Punya Sistem Kelola Aset Rampasan Jelas Program Lentera Jiwa Pertamina Patra Niaga Jadi Harapan Baru Bagi ODGJ