Nasib Gadis Rohingya Terancam Pelecehan Seksual
Kamis, 21/06/2018 12:53 WIB
Ankara - Nasib para gadis Rohingya setiap harinya hidup terkurung di tenda pengungsian Bangladesh. Mereka takut menghadapi penculikan dan pelecehan seksual jika pergi ke luar.
Kabar itu berdasarkan laporan bertajuk "Remaja Putri dalam krisis: Suara
Rohingya" yang dirilis oleh organisasi berbasis di Inggri, Plan International. Hal itu berdasarkan hasil wawancara dengan 300 anak perempuan
Rohingya dalam dua kelompok usia yakni 10-14 tahun dan 15-19 tahun.
Menurut laporan itu, salah satu masalah terbesar yang dihadapi gadis-gadis
Rohingya di kamp adalah kurangnya kebebasan bergerak. Keluarga tidak ingin para gadis meninggalkan tenda mereka karena takut putri mereka diculik atau dilecehkan secara seksual.
Kelemahan ekonomi dan fisik yang disebabkan oleh krisis juga membuat anak perempuan dan perempuan rentan terhadap masalah seperti perdagangan manusia, eksploitasi seksual, pernikahan dini dan perkawinan paksa.
Banyak dari gadis-gadis itu yang menyebut kondisi di kamp pengungsi saat ini bagai membuat mereka "mati lemas".
Keluarga-keluarga tinggal di tenda-tenda dan tempat penampungan yang penuh sesak yang akhirnya memunculkan kekhawatiran keamanan dan beban kerja pada anak perempuan.
Laporan itu juga mengatakan bahwa para gadis merasa lebih aman daripada di
Myanmar, tetapi mereka juga merasa dibatasi karena tidak memiliki akses ke pendidikan dan tidak dapat mengembangkan keterampilan apa pun.
Sementara gadis-gadis
Rohingya dari segala usia masih tertarik untuk pergi ke sekolah, akses pendidikan bagi Muslim
Rohingya di
Myanmar malah terhambat.
"Karena kurangnya kesempatan pendidikan, masalah bahasa, masalah keamanan, pekerjaan rumah tangga dan kurangnya penghargaan terhadap pendidikan anak perempuan, gadis-gadis
Rohingya juga dicegah pergi ke sekolah di Bangladesh," ujar laporan itu. (AA)
TERKINI
KWP Award, Ubaidillah Dianugerahi Tokoh Penjaga Etika Penyiaran Publik
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona
Dapat Perlindungan, Dua Pesepak Bola Wanita Iran Resmi Menetap di Australia
Cedera Kronis, De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim