Protes Iran di Piala Dunia, Aktivis Perempuan Ditangkap

Kamis, 21/06/2018 12:07 WIB

Beirut  - Maryam Qashqaei, seorang aktivis perempuan Iran sempat ditahan selama dua jam oleh petugas keamanan stadion utama Kazan, saat akan membentangkan spanduk bersamaan Piala Dunia di Rusia jelang laga Spanyol melawan Iran.

Dia memprotes larangan Iran tentang kehadiran perempuan di stadion pertandingan. "Ketika saya mencoba membawa spanduk saya, petugas mengatakan kami tidak boleh membawa itu," katanya.

"Saya menunjukkan kepada mereka tentang persetujuan saya, mereka mencari saya dan menahan kami selama dua jam dan merampas spanduk itu," tambahnya.

Sementara itu badan sepak bola dunia FIFA dan pemerintah Rusia tidak memberi komentar tentang itu.

Republik Islam Iran sudah lama melarang perempuan menghadiri pertandingan sepak bola laki-laki dan pertandingan olah raga lainnya, terutama untuk melindungi mereka dari cemoohan para pendukung.

Infantino pada Mei mengatakan, Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengatakan kepadanya bahwa ada rencana untuk segera mengizinkan perempuan menonton pertandingan di negara tersebut.

Pada April lalu, para pendukung sepak bola perempuan, terpaksa memakai brewok dan rambut palsu untuk bisa menonton sebuah pertandingan utama di stadion Azadi di Teheran. (Ant)

TERKINI
`Sleeping Beauties: Reawakening Fashion` Jadi Tema Met Gala 2024, Apa Maknanya? Madonna Pecahkan Rekor Gelar Pesta Dansa yang Dihadiri 1,6 Juta Penggemar Sederet Selebriti Gelar Afterparty Met Gala 2024, Usher hingga Beyonce! Kini Bertubuh Langsing, Kelly Osbourne Bantah Pakai Ozempic