Sabtu, 09/06/2018 08:45 WIB
Jakarta - Seorang anggota dinas Amerika Serikat tewas dan empat lainnya menderita luka-luka selama baku tembak dengan gerilyawan al-Shabab di Somalia, Jumat (08/05) waktu setempat.
Anggota layanan, bersama dengan Pasukan Keamanan Nasional Somalia serta Pasukan Pertahanan Kenya diserang di wilayah otonomi Jubaland selatan Somalia. Seorang anggota pasukan mitra juga menderita luka-luka.
Tiga anggota layanan AS dan anggota mitra secara medis dievakuasi untuk perawatan.
"Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan teman-teman dari anggota layanan," kata pernyataan dari AFRICOM.
Anis Matta: OKI Harus Tuntut Israel Atas Kejahatan Kemanusiaan dan Terorism
BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme Bangkit Hilangkan Trauma
Dari Luka Menjadi Kekuatan, Kisah Bangkit Penyintas Terorisme
Para pejabat militer mengatakan sekitar 800 pasukan melakukan operasi untuk membersihkan gerilyawan al-Shabab sekitar 200 mil dari Mogadishu pada saat serangan itu. Mereka juga berusaha untuk membebaskan desa-desa dari kontrol al-Shabab dan mendirikan sebuah pos tempur.
Kelompok militan Islam beroperasi sebagian besar di negara-negara Afrika timur, termasuk Somalia dan Ethiopia. Ini telah ditetapkan sebagai organisasi teror oleh Amerika Serikat, Australia, Kanada, Selandia Baru, Norwegia, Uni Emirat Arab, Inggris dan Singapura.
Keyword : Somalia Militer Amerika Teroris