Pemerintah Terus Dorong Penguatan Rupiah

Sabtu, 26/05/2018 17:10 WIB

Sukoharjo - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah terus mendorong penguatan mata uang rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Beberapa strategi sudah dilakukan oleh Bank Indonesia untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, kata Sri, salah satunya ialah dengan menaikkan suku bunga.

"Langkah ini diharapkan memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sedangkan dari pemerintah akan menjaga disiplin APBN," terang Menkeu di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (26/5).

Menurut Sri, seluruh pihak harus meminimalisasi gejolak agar seluruh ekonomi berjalan dengan risiko yang makin kecil.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih fluktuatif di level Rp14.100/dolar AS. Artinya, angka ini melebihi target pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp13.400/dolar AS.

Ia mengatakan faktor utama penyebab melemahnya nilai tukar rupiah adalah kebijakan ekonomi pemerintah dan bank sentral AS terkait perbaikan data ketenagakerjaan dan inflasi di Amerika Serikat.

Sementara itu, terkait dengan kenaikan suku bunga tersebut, pada Rapat Dewan Gubernur yang dilaksanakan pada 6-17 Mei 2018 akhirnya memutuskan menaikkan suku bunga acuan atau 7 days reverse repo sebesar 25 basis poin menjadi 4,50 persen.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan BI untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan di tengah ketidakpastian pasar dunia dan penurunan likuiditas global. (Ant)

TERKINI
Presiden Prabowo Punya Harta Rp2 Triliun, Didominasi Surat Berharga Kemendes dan ID SEED Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Lewat Diaspora KPK Cecar Eks Stafsus Yaqut Cholil soal Aliran Uang Korupsi Kuota Haji Eks Petinggi Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara Korupsi Minyak Mentah