Ketua MPR: Menteri Agama Politik Belah Bambu Ulama

Senin, 21/05/2018 17:48 WIB

Jakarta - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim dinilai sedang melakukan politik belah bambu terhadap ulama. Hal itu terkait keputusan Kementerian Agama yang mengeluarkan daftar 200 nama penceramah mubaligh yang memenuhi kriteria.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, keputusan Menag tersebut justru akan menimbulkan kegaduhan terhadap para ulama. Ia meminta agar Menag Lukman meminta maaf.

"Itu adalah politik belah bambu terhadap para ulama. Untuk itu menteri agama harus minta maaf," tegas Zulkifli, dalam acara "20 Tahun Refleksi Reformasi", di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/5).

Selain politik belah bambu, kata Zulkifli, sistem penegakan hukum juga tidak berlaku adila pada era pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.

"Hukum berlaku sebelah. Kemarin kita membaca puisi WS Rendra, mengatakan hukum adalah ratu adil, yang ada justru hukum tidak adil," tegasnya.

TERKINI
Taliban Buka Pintu Investasi untuk AS di Sektor Tambang India Catat Rekor Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah Komisi III Setujui dan Perjuangkan Tambahan Anggaran Polri Rp44,9 T Amalan Doa Istisqa Rasulullah Agar Hujan Segera Turun