Minggu, 20/05/2018 18:55 WIB
Jenewa - Ratusan orang menggelar aksi damai di depan Markas PBB di Jenewa sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang mengalami penyerangan dari tentara Israel di Jalur Gaza
Aksi damai ini diselenggarakan oleh organisasi non-pemerintah Aliansi Internasional untuk Hak Asasi Manusia dan Pembangunan (IAHRD) dan Asosiasi des Victimes de Torture en Tunisie (AVTT) dan didukung oleh lebih dari 20 organisasi nirlaba termasuk Cojep International di Swiss.
Para demonstran mengutuk pembantaian dan meminta PBB dan organisasi internasional lainnya untuk bertindak melawan Israel. Sekaligus mengkritik negara-negara yang tetap diam atas pelanggaran hak asasi manusia di Gaza.
Dalam aksi damainya itu mereka membawa plakat bertuliskan "Bebaskan Palestina" dan "Teroris Israel".
Dua Remaja Tewas Ditembak Usai Dituduh Serang Permukiman
Gencatan Senjata Dilanggar, Jet Tempur Israel Menggila di Lebanon
30 Orang Tewas Akibat Serangan Israel di Lebaon pada Jumat
Para pengunjuk rasa juga menyerukan agar Israel mengakhiri pendudukan Palestina dan meminta adanya investigasi independen terhadap pembunuhan di Gaza.
Jumlah warga Palestina yang yang menjadi korban tembakan Israel selama aksi protes pada Senin di perbatasan timur Jalur Gaza meningkat menjadi 65 orang pada Sabtu.
Aksi demonstrasi yang dilakukan pada Senin bertepatan dengan ulang tahun ke-70 Israel - acara yang disebut oleh warga Palestina sebagai Nakba atau “Bencana”. Aksi itu juga untuk memprotes relokasi kedutaan AS di Israel ke Yerusalem.
Sejak demonstrasi Gaza dimulai pada 30 Maret, lebih dari 110 demonstran Palestina telah menjadi martir oleh tembakan tentara Israel. (aa)