Minggu, 20/05/2018 16:35 WIB
Jakarta - Komisaris Energi Uni Eropa, Miguel Arias Canete mengatakan bahwa Uni Eropa akan tetap berkomitmen dengan kesepakatan nuklir Iran, meski Amerika Serikat telah keluar.
Sebelumnya Amerika menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama disepakati oleh Amerika Serikat, Cina, Rusia, Jerman, Perancis, Inggris, Iran dan Uni Eropa.
Kesepakatan tersebut mengangkat sanksi Iran dalam pertukaran untuk Teheran membatasi program nuklirnya.
"Kami telah mengirim pesan kepada teman-teman Iran kami bahwa selama mereka berpegang pada kesepakatan, orang-orang Eropa akan memenuhi komitmen mereka," kata Miguel Arias Canete dilansir UPI.
DPR Minta TNI dan Kemlu Perkuat Koordinasi Selamatkan WNI Disandera Somalia
Perkuat Pertahanan Udara, Iran Beli 400 Rudal Pertahanan dari China
Militer AS Klaim Berhasil Gagalkan Serangan Mendadak Iran
Uni Eropa pernah menjadi pembeli minyak Iran terbesar. "Kami akan mencoba untuk mengintensifkan arus perdagangan kami yang sangat positif bagi ekonomi Iran," kata Canete.
Janji untuk tetap pada kesepakatan nuklir Iran datang sehari setelah Komisi Eropa mengumumkan cara untuk menghindari hukuman AS dari sanksi terhadap Iran yang meluas ke minyaknya.
Komisi itu mengusulkan pada Jumat untuk membiarkan anggotanya membayar bank sentral Iran secara langsung untuk minyak untuk menghindari hukuman AS.
Keyword : Eropa Iran Kesepakatan Nuklir