Minggu, 20/05/2018 08:01 WIB
Ankara - Dua pemain internasional Jerman berdarah Turki, Mesut Ozil dan Ilkay Gundogan bertemu Presiden Turki Recep Tayip Erdogan, pada Sabtu (19/5) kemarin. Keduanya bertemu dalam rangka meredakan ketegangan politik bilateral.
Dalam foto yang diunggah oleh Partai AK, tampak Ozil dan Gundogan tersenyum di samping Erdogan. Masing-masing memberi Erdogan jersey klub mereka. Ozil memberi kostum Arsenl, sementara Gundogan menyerahkan jersey Manchester City.
"Dengan segala hormat untuk presiden saya," demikian bunyi tulisan di baju Gundogan dilansir dari Reuters. Pemain City itu membantah pernyataannya dalam rangka mendukung Erdogan dalam pemilihan presiden (pilpres) Turki dalam beberapa bulan ke depan.
Sementara itu, anggota parlemen Jerman mengkritik Ozil, Gundogan, dan federasi sepak bola Jerman (DFB). Mereka menyayangkan tindakan itu, sebab Erdogan merupakan sosok yang tidak menghormati nilai-nilai Jerman.
Bayern Munich Resmi Perpanjang Kontrak Konrad Laimer
Kunjungi Ukraina, Turki Minta Perang Tak Meluas di Laut Hitam
Industri Manufaktur Kehilangan 177 Ribu Pekerjaan Sepanjang 2025
Pelatih tim nasional Jerman Joachim Loew juga membenarkan sudah mendapatkan telepon dari parlemen terkait masalah tersebut, dan berjanji akan menyelesaikannya.
"Presiden Jerman menyatakan agar mereka (Ozil dan Gundogan, Red) bertemu dengannya. Ada diskusi. Sekarang kami bisa mulai membicarakan hal-hal lain," terang Loew.
Dalam kesempatan lain, Presiden Jerman mengatakan, Ozil dan Gundogan salah paham dengan hubungan antara Turki dan Jerman. Karena itu, ia berharap bisa dipertemukan dengan kedua pesepakbola top itu.
"Penting bagi mereka untuk menjernihkan kesalahpahaman," tulis Steinmer.