Posting Ulang Video Kebrutalan Israel, YouTube Tetap Dikritik

Kamis, 26/04/2018 11:50 WIB

New York - Pada Kamis (26/4), video yang mempertontonkan kebrutalan militer Israel sudah bisa dinikmati lagi di platform video YouTube. Sebelumnya, video tersebut dihapus karena dianggap melanggar ketentuan layanan.

Namun, setelah warganet beramai-ramai mengkritik kebijakan tersebut, YouTube akhirnya `menyerah`.

Sebelumnya profesor dan ativis terkenal di Amerika Norman Finkelstein sempat memposting ulang video itu, akan tetapi kembali dihapus oleh YouTube. Ia puna mengirimkan banding ke YouTube melalui surat elektronik untuk menanyakan alasannya.

"Mereka akan dengan sabar menunggu sapai semua anak-anak di Gaza dibunuh oleh Israel. Kemudian mereka akan memposting ulang videonya," kata Finkelstein dilansir dari Anadolu Agency.

Tak lama setelah Finkelstein memberikan pernyataan, YouTube menyatakan sudah mengebalikan video tersebut, namun menempatkannya dalam kategori dewasa.

"YouTube memposting ulang video Gaza, tetapi mengklasifikasikanya sebagai pornografi," ujar Finkelstein.

Dengan demikian, bila pengguna ingin mengakses video itu, maka terlebih dahulu harus mengonfirmasi usia mereka.

"Semua video YouTube saya telah dihapus, karena berisi kritikan terhadap Israel dan pengabaian kehidupan Palestina," terang salah seorang aktivis Australia Robert Martin di Twitter.

TERKINI
18 Ucapan Hari Lahir MPR RI 2026, Cocok untuk Postingan Medsos 10 Ucapan Hari Konstitusi 2026 yang Penuh Makna Mengenal Tugas dan Wewenang MPR RI Pasca-Amandemen UUD 1945 Hari Penelitian Kanker Payudara Sedunia 18 Agustus, Ini Sejarahnya