Romantisme Batik dalam Nuansa Sejarah Rejodani

Senin, 23/04/2018 07:50 WIB

Jakarta - Desainer batik asal Yogyakarta Iffah M Dewi dalam labelnya Sogan Batik menampilkan sebuah fashion parade bertajuk "Rejodani" di ajang Muslim Fashion Fetival (Muffest) 2018.

Iffah M Dewi mengatakan Sogan Batik menampilkan karya yang bertutur tentang tempat dimana Sogan berkarya setiap harinya, yaitu Rejodani.

"Kisah berawal dari cerita jiwa ksatria dari para pendahulu di masa penjajahan, penduduk yang maju dan berpikiran terbuka serta memegang teguh prinsip agama Islam," ujar Iffah.

Perbedaan dengan koleksi sebelumnya, kali ini Sogan menggunakan material khusus yang bernama Bemberg Japan new silky fiber, sehingga benang yang dihasilkan menjadi lembut berkilau seperti sutra. Meski berasal dari Jepang dikerjkan oleh perajin di Wajo, Garut, Sukabumi dan perusahaan tekstil di Solo.

Tekstur benang Bemberg lembut, halus an nyaman dikenakan juga nyaman di kulit. Rejodani dipersembahkan untuk perempuan dengan rentang usia 25-45 tahun yang menyukai gaya romantis dan kasual etnik.

Siluet yang dipilih oleh Rejodani A line, I line, dan H Line dengan styling blazer, maxi dress, loose blouse, long coat, dan sarong dengan pattern batik tulis, Hanacaraka dan Rejodani. Batik Rejodani menggunakan material silky dengan aplikasi tempel dan ruffle.

TERKINI
Kemdikdasmen Dorong Pemberdayaan Perempuan Tingkatkan Literasi Nasional Cara Daftar Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat Pendidik 2026 23 April 2026, Cek Daftar Peringatan Penting di Dunia Hari Ini Raudhah, Tempat yang Wajib Dikunjungi Para Jemaah Haji di Madinah