Minggu, 22/04/2018 22:19 WIB
Seoul – CEO Korean Air Cho Yang-ho mengatakan kedua putrinya, Cho Hyun-min dan Cho Hyun-ah mengundurkan diri dari Korean Air, setelah dituding melakukan penyelewengan kekuasaan di dalam perusahaan.
Dilansir dari Yonhap News Agency, Hyun-min (36) sedang berada dalam penyelidikan polisi. Putri bungsu Yang-ho itu diduga menyiramkan air ke wajah rekannya dalam sebuah rapat, hanya karena tidak senang dengan jawaban yang diungkapkan oleh rekan kerjanya.
Hyun-min membantah melakukan hal tersebut. Alih-alih menyiramkan air, Hyun-min mengaku hanya mendorong manajer agensi periklanan.
Tak lama kemudian petisi online muncul di laman presiden Korea Selatan. Warganet meminta Hyun-min dihukum atas perlakuan semena-menanya.
Skandal Suap, Pemimpin Gereja Unifikasi Korsel Dibui Dua Tahun
Citilink Distribusikan 91,5 Ton Bantuan Korban Gempa NTT
Korsel Kerahkan Jet Temput Usai Pesawat Militer Rusia Terobos Wilayah Udara
Sementara Hyun-an pernah mengalami kasus yang sama pada 2015 lalu. Dalam sebuah penerbangan menuju New York, Hyun-ah mencak-mencak karena kacang madamia kesukaannya tidak tersedia di atas meja pesawat.
Hyun-ah pun harus mendekam di penjara atas perbuatannya itu. Dia dikenai vonis melanggar keselamatan penerbangan, pemaksaan, dan penyalahgunaan kekuasaan, dengan hukuman lima bulan penjara.
Kedua kasus itu menjadi perhatian besar di Korea. Sejumlah pihak mulai berdebat soal sistem bisnis di Korea, yang didominasi oleh perusahaan keluarga, atau yang dikenal dengan chaebol.
Keyword : Korean Air Maskapai Korsel