Selasa, 17/04/2018 10:20 WIB
Singapura – Seorang guru di Singapura mengaku telah membantu enam mahasiswa asal Tiongkok dalam ujian 2016 silam. Jaksa pengadilan setempat menyebut cara menyontek yang dilakukan oleh dosen itu terbilang rumit.
Dalam pengakuannya, Tan Jia Yan (32) mengerjakan soal ujian terlebih dahulu. Lalu, enam mahasiswa tersebut mendapatkan jawaban dari sang dosen lewat handsfree bluetooth yang terpasang di dalam telinga mereka.
Beruntung aksi Tan terungkap di hari pertama ujian Singapore Examinations and Assessment Board pada Oktober 2016, ketika salah seorang pengawas mendengar suara aneh selama ujian berlangsung.
Dilansir dari BBC, tidak hanya Tan, tiga tersangka lainnya juga sedang dalam proses pengadilan. Ketiga yakni Poh Yuan Nie, Poh Min, dan Feng Riwen yang masing-masing berprofesi sebagai guru di sebuah lembaga pendidikan.
AirNav-CAAS Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Lalu Lintas Udara
Ujian Rumah Tangga Tak Terelakkan, Ini Cara Menghadapinya Menurut Islam
Guru Daycare Tusuk Kepala Anak Berkebutuhan Khusus, Korban Trauma
Poh Yuan Nie diduga telah menerima uang sebesar $6.100 sebagai deposit, dan S$1.000 untuk setiap siswa yang direkomendasikan ke Pusat Pendidikan Zeus.
Uang itu, kabarnya akan dikembalikan sepenuhnya, bila siswa yang bersangkutan gagal melewati ujian mereka.