Rusia Sebut Inggris seperti Bocah

Selasa, 03/04/2018 11:22 WIB

Moskow - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuding Inggris dan mitra sekutunya seperti bocah, dalam menyikapi kasus percobaan pembunuhan yang menimpa mantan intelijen Rusia, Sergei Skripal dan putrinya di Salisbury bulan lalu.

Menurut Rusia, Inggris bersiker seolah memaksa Rusia untuk mengakui tindakan tersebut. Sementara Rusia sudah berulang kali menegaskan tak terlibat sama sekali.

"Ketika masih kecil, kita sering mengatakan siapapun yang memulai dia pula yang harus menyelesaikan. Kami tidak ingin bermain permainan anak-anak, tetapi sejauh ini mitra kami melakukan hal ini," kata Lavrov dilansir dari BBC.

Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung Senin (2/4) kemarin, Lavrov juga menjawab soal ketegangan antara Rusia dan Barat yang terkesan mirip Perang Dingin. Hal ini dibantah Lavrov, sebab, apa yang dilakukan oleh Inggris dan sekutunya sudah keluar dari aturan perang.

Dalam Perang Dingin, kata Lavrov, ada perlakuan yang dibenarkan dan dilarang. Sementara tudingan palsu yang dilancarkan Inggris kepada Rusia, menurutnya membabi buta.

"Saya kira mitra Barat kami, terutama Inggris dan Amerika Serikat telah membabi buta, dan mengabaikan semua perilaku yang dibenarkan," tegasnya.

TERKINI
Panduan Membuat CV yang Menarik agar Dilirik HRD Panduan Lengkap Tata Cara Wudhu Sesuai Sunah Rasulullah Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap dengan Urutan Takbir dan Doa Ini Alasan 26 Juli Dirayakan Sebagai Hari Tahu Sedunia