Hamas Desak Liga Arab Tuntut Israel di Pengadilan Kriminal
Selasa, 03/04/2018 09:56 WIB
Jalur Gaza – Ketua politik Hamas, Ismail Haniyeh telah menyerukan Liga Arab untuk menuntut Israel di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).
Tuntutan itu disampaikan Haniyeh lewat sambungan telepon saat berbicara dengan dengan Sekretaris Jenderal Liga yang berbasis di Kairo, Ahmed Abul-Gheit, untuk membahas praktik kekerasan
Israel pada
Palestina, Senin.
Akhir pekan lalu, sekisar 18 warga
Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka oleh tembakan
Israel dalam unjuk rasa damai menuntut kembalinya pengungsi
Palestina di dekat perbatasan
Jalur Gaza.
Dilansir Liga Arab, Haniyeh menggarisbawahi perlunya Majelis Umum PBB untuk membahas kejahatan (
Israel) dan membentuk komisi investigasi khusus.
Dewan Keamanan PBB telah mengadakan sesi pada hari Sabtu atas permintaan Kuwait untuk membahas situasi di perbatasan Gaza, tetapi PBB gagal mengutuk kekerasan
Israel terhadap demonstran
Palestina.
Menurut pernyataan itu, Abul-Gheit mengecam kejahatan
Israel terhadap demonstran
Palestina. Delegasi Liga Arab dijadwalkan bertemu pada hari Selasa di Kairo untuk membahas tindakan
Israel terhadap
Palestina.
Demonstrasi Jumat adalah awal dari protes enam minggu yang akan memuncak pada 15 Mei mendatang, hari dimana
Palestina menyebut sebagai "Nakba", atau "Malapetaka", ketika negara
Israel diciptakan.
Para demonstran menuntut agar para pengungsi
Palestina diperbolehkan kembali ke kota-kota dan desa-desa tempat asal mereka sebelum negara
Israel diciptakan pada tahun 1948. (AA)
TERKINI
Sapa Jemaah Haji SUB-21 di Jeddah, Menhaj Pastikan Amanah Presiden Terwujud
El Nino Terkuat dalam Sejarah Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Khawatir Ini
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Menteri Jumhur Serukan Tobat Ekologis
Wamenpar Sebut Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia