Senin, 02/04/2018 16:29 WIB
Jakarta - Sebanyak enam orang Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dibebaskan setelah menjadi korban sandera yang dilakukan milisi bersenjata di Benghazi, Libya.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan informasi penyanderaan tersebut diterima 28 September 2017 atau 5 hari setelah disanderanya para ABK itu.
Geram NATO Kepung Arktik, Rusia Ancam Konfrontasi Militer
Inggris Panggil Diplomat Israel Terkait Proyek Tepi Barat
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN dengan Fokus Ketahanan Pangan dan Energi
Keyword : Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Sandera WNI