Rusia Panggil Diplomat Negara Barat Terkait Pengusiran

Jum'at, 30/03/2018 21:54 WIB

Moskow - Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil sejumlah diplomat Barat untuk menyampaikan langkah-langkah balasan yang diambilnya terkait  percekcokan dengan Barat mengenai peracunan bekas mata-mata Rusia dan anaknya di Inggris.

Rusia pada hari sebelumnya mengusir 60 diplomat AS dan akan mengusir sejumlah diplomat lagi dari berbagai negara lainnya yang bergabung bersama dengan London dan Washington dalam pengusiran sejumlah diplomat Rusia.

Sergei Skripal dan puterinya diracun yang sejumlah negara Barat katakan aksi itu dilakukan oleh Rusia. Moskow membantahnya.

Pada Jumat, para pejabat kedutaan dari Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Belanda, Kroasia, Belgia, Ukraiana, Swedia, Australia dan Republik Ceko tampak tiba dengan menggunakan mobil-mobil resmi mereka di gedung Kemlu di Moskow.

Kemlu Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya memanggil wakil-wakil dari negara-negara yang telah mengambil tindakan tak bersahabat terhadap Rusia sebagai solidaritas dengan Inggris akibat kasus Skripal.

"Para utusan itu akan diberi nota protes dan diberitahu tentang aksi-aksi balasan yang dilakukan pihak Rusia," demikian Kemlu.

Amerika Serikat dan sejumlah negara Barat mengusir lebih 100 diplomat Rusia dan Moskow menyatakan langkah-langkah balasannya akan mencerminkan aksi-kasi yang dilakukan terhadapnya. (Reuters)

TERKINI
KPK Tetapkan Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Tersangka Pemerasan Madrid Selangkah Lagi Amankan Ibrahima Konate, Perez Beri Sinyal Kuat Taiwan Desak China Akui Insiden Berdarah Tiananmen 1989 Mengintip Peringkat Rupiah di ASEAN usai Dolar Tembus Rp18.000