Rabu, 21/03/2018 09:16 WIB
Jakarta - Bom yang kali kelima hanya dalam dua pekan terakhir ini, meledak lagi di Texas, Amerika Serikat. Persisnya di pusat distribusi jasa pengiriman barang FedEx dekat San Antonio, Selasa (21/3). Ledakan ini merepotkan para penyidik yang hingga saat ini belum diketahui dalang dari serangan berantai tersebut.
Pejabat setempat mengatakan, paket berisi paku dan potongan logam dikirimkan dari Austin ke alamat salah satu wilayah tersebut. Sebelum dilimpahkan ke pusat penyortiran di Schertz yang jaraknya 105 kilometer, paket itu meledak dan mengenai seorang pekerja perempuan.
Senator AS Desak Kongres Hentikan Pendanaan Perang Iran
Trump Sebut Kopilot Flydubai Mungkin Teroris, Motif Serangan Diselidiki
Iran Tunggu Jawaban AS Soal Buka Selat Hormuz
Keyword : Bom Teroris Amerika Serikat Jasa FedEx