Remaja Perempuan Pengguna Medsos Rentan Terkena Depresi

Selasa, 20/03/2018 10:15 WIB

Jakarta - Remaja perempuan yang kecanduan bermain media sosial (medsos), sepuluh kali berpotensi mengalami masalah emosional. Demikian hasil temuan terbaru di University of Essex dan University College London.

Dan dampaknya, mereka lama kelamaan tidak menyukai PR yang diberikan sekolah, gaya berpakaian, hingga curiga terhadap teman.

Kendati perempuan punya risiko yang besar, ternyata hal ini tidak berlaku bagi remaja laki-laki. Medsos tidak sampai memengaruhi mental laki-laki, namun berpotensi tidak bahagia justru karena permainan komputer.

Dalam penelitian tersebut, tim menemukan setengah dari anak perempuan dan sepertiga anak laki-laki, berselancar di dunia maya lebih dari satu jam per hari pada pukul satu siang.

Dua jam kemudian, jumlah itu meningkatkan menjadi 59 persen pada remaja perempuan dan 46 persen untuk laki-laki. 16 persen perempuan dan sepuluh persen laki-laki, menghabiskan lebih dari empat jam per hari untuk mengakses Instagram, Twitter, dan Snapchat.

Skor kebahagiaan mereka pun turun, dari 36,9 menjadi 33,3 pada remaja perempuan. Sementara remaja laki-laki, tingkat kebahagiaannya turun dari 36,2 menjadi 34,55.

"Temuan kami menunjukkan bahwa orang tua harus memantau interaksi awal anak pada media sosial, khususnya anak perempuan," ujar ketua peneliti dari University of Essex Dr. Cara Booker.

"Penggunaan media sosial dapat berdampak pada kesejahteraan di masa remaja, dan mungkin sepanjang masa dewasa," jelasnya.

TERKINI
Doa saat Mengalami Kesulitan Ekonomi, Yuk Amalkan Bradley Barcola Disarankan Gabung Arsenal Musim Panas Ini Klopp Pasang Badan Bela Van Dijk dari Kritik Van der Vaart Ini Alasan Stadion Termegah di AS Gagal Jadi Venue Piala Dunia