Sabtu, 10/03/2018 18:35 WIB
Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan seharusnya dilarang masuk kampus itu perilaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) bukan mahasiswi yang mengenakan cadar. Demikian disampaikan menanggapi polemik rencana larangan dan pembinaan untuk mahasiswi menggunakan cadar.
Ia menegaskan bahwa cadar adalah ekspresi keagamaan yang harus dihormati sepanjang tidak menganggu orang lain. "Ekspresi keagamaan itu hak setiap warga negara sepanjang tidak menganggu orang lain," kata Zulkifli Hasan di sela sela memimpin roadshow gerakan Kami Indonesia di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM) Sabtu (10/3).
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim