Konflik Sri Lanka, Mantan Presiden: Pemerintah Sri Lanka Kurang Sigap

Jum'at, 09/03/2018 15:43 WIB

Jakarta - Kericuhan antara umat Muslim dan Budha yang terjadi dalam beberapa hari ini menjadi perhatian dunia. Pasalnya, tak hanya menelan korban jiwa, juga mengusik hubungan antar beragama di negara tersebut.

Dilansir SCMP, hingga saat ini belum ada kejelasan siapa yang bertanggungjawab atas insiden mematikan tersebut. Beberapa menteri menyalahkan polisi karena kegagalan mereka untuk mengendalikan situasi.

Namun menurut mantan Presiden, Mahinda Rajapksa menilai polisi juga merupakan bagian dari pemerintah, oleh karena itu tidak masuk akal menyalahkan mereka.

Berbicara kepada wartawan di kediamannya di Mirihana, Rajapaksa mengatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi di negara tersebut.

"Ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah. Ini gagal mengendalikan kerusuhan, "katanya.

Dia mengatakan selama masa jabatannya, ketertiban dan sistem yang tepat ada serta tidak membiarkan insiden tumpah di luar kendali. "Karena tidak ada perintah di pemerintahan sekarang, tidak ada yang bertanggung jawab," tambahnya.

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun