Sabtu, 03/03/2018 18:47 WIB
Bamako - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertekad untuk melanjutkan operasi kontraterorisme hingga semua teroris diberantas dari wilayah Timur Tengah. Pada 20 Januari, Turki melancarkan Operasi Ranting Zaitun untuk mengusir teroris YPG/PKK-Daesh dari Afrin.
Dalam konferensi pers gabungan dengan Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita, di Bamako, Erdogan mengkritik sikap negara-negara barat terhadap terorisme, dan mendesak mereka untuk "lebih sensitif" dalam menanggapi masalah ini.
Pria yang lahir pada 26 Februari 1954 mengatakan bahwa sasaran utama kelompok teroris Daesh (Islamic State Iraq and Syria, Red), al-Qaeda dan Boko Haram adalah umat Muslim.
Larangan Medsos untuk Remaja Bisa Jadi Bumerang, Ini Temuan Studinya
Super El Nino Berpotensi Pecahkan Rekor Krisis Pangan-Kemanusiaan Mengintai
Kunjungi Ukraina, Turki Minta Perang Tak Meluas di Laut Hitam