Ketua DPR Prediksi Politik Identitas Bakal Warnai Pilpres 2019

Rabu, 28/02/2018 22:54 WIB

Purbalingga - Politik identitas diprediksi akan mewarnai Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 mendatang. Isu politik identitas tersebut akan mengancam runtuhnya demokrasi di tanah air.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, ancaman demokrasi berupa rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa akan tinggi dalam tahun politik jelang pesta demokrasi lima tahunan ini.

"Jelang Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres, sudah mulai terlihat upaya untuk memecah persatuan bangsa serta merusak kerukunan antar umat beragama," kata Bamsoet, saat reses Ketua DPR di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (28/2).

Kata Bamsoet, insiden penyerangan terhadap sejumlah pemuka agama dan rumah aibadah yang belakangan terjadi, sebagai upaya adanya pihak-pihak yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Pola-pola seperti ini pernah dilakukan beberapa tahun lalu. Modus yang dipake antara lain dengan menggunakan isu dukun santet dimana banyak korban yang jatuh," terangnya.

Selain itu, kata Bamsoet, politik uang juga menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Ia berharap, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan proses pemilu yang ideal dari para peserta pemilu

"Politik uang dan politik transaksional harus mulai kita hindari dan tinggalkan untuk mewujudkan demokrasi yang beradab dan berkualitas," kata Bamsoet.

TERKINI
Mengapa Zuhud Jadi Kunci Kuatnya Agama? Pesan dari Sahabat Nabi Tentang Pentingnya Memilih Teman Catat! Satu Kebaikan Ini Bisa Dapat Pahala Seumur Hidup Ini Pesan dari Hadis Nabi untuk Orang yang Haus Kekuasaan